Seperti Apa Organ Reproduksi Pria Itu?

Alat reproduksi pria merupakan salah satu organ yang dimiliki sejak lahir, namun fungsi beserta kemampuannya baru bisa dimulai sejak seorang laki-laki memasuki masa pubertas. Khusus untuk laki-laki, masa pubertas itu sendiri dimulai sekitar usia 9-15 tahun.

Apa Fungsi Alat Reproduksi Pria?

alat reproduksi pria

Secara garis besar, organ reproduksi pria itu sendiri memiliki fungsi untuk menghasilkan air mani (sperma) di dalamnya. Selanjutnya, jika ingin terjadi pembuahan, maka sperma harus dimasukan ke dalam organ reproduksi wanita.

Organ reproduksi pria merupakan sekelompok organ dalam tubuh pria yang memiliki keterlibatan dalam sistem reproduksi. Selain itu, pada proses reproduksi atau pembuahan, sangat diperlukan juga hormon tertentu untuk membantu fungsi pada organ-organ tersebut.

Bagian Alat Reproduksi Pria

bagian alat reproduksi laki-laki

1. Testis

Proses pembuahan yang terjadi disebabkan berfungsinya testis sebagai organ penghasil sperma adalah testis. Di mana, organ tersebut memiliki dua fungsi, di antaranya:

  • Fungsi Eksokrin => untuk memproduksi sel-sel kelamin pria.
  • Fungsi Endokrin => untuk memproduksi hormon.

2. Tubulus Seminiferus

Tulubus Seminiferus merupakansaluran panjang yang berlekuk-lekuk dan berada di dalam testis. Pada epitel tubulus yang terdapat pada organ yang satu ini akan ditemukan dua jenis sel, di antaranya:

  • Sel Spermatogenik => merupakan cikal bakal sel spermatozoa atau sel benih.
  • Sel Sertoli => berada  di antara sel-sel spermatogonium dan berperan sebagai sel penyokong. Yakni untuk memberi makan sel-sel spermatogenik serta menghilangkan sisa sitoplasma spermatid yang merupakan bahan residu. Jumlahnya tidak sebanyak jumlah sel spermatogenik.

2. Sistem Saluran Genital

Sistem saluran genital pada alat reproduksi pria terdiri atas:

  • Tubulus Recti =>  saluran lurus yang merupakan kelanjutan dari tubulus seminiferus, di mana organ tersebut dimulai dari puncak setiap lobulus testis.
  • Rete Restis =>  saluran di mana proses reproduksi terjadi ketika spermatozoa berjalan sangat cepat sehingga jarang ditemukan di saluran ini.
  • Duktus Efferens => saluran kelanjutan dari rete testis, di mana panjang saluran ini sekitar 6-8 cm dengan diameter 0.05 mm.
  • Duktus Epididimis =>  saluran panjang yang berlekuk-lekuk serta terletak di atas testis  di mana sperma mengalami pematangan. Pada saluran yang satu ini ada otot polos yang akan membantu pengeluaran spermatozoa ke saluran berikutnya.
  • Duktus Defferens =>Di ujung saluran yang ini terdapat pelebaran yang disebut ampulla duktus deferens.
  • Duktus Ejakulatorius =>  bagian terakhir dari saluran genitalia yang menembus kelenjar prostat dan masuk ke saluran urethra.

3. Kelenjar Genital

Pada kelenjar genital di alat reproduksi pria terdapat:

  • Vesikula seminalis => tonjolan dari duktus deferens yang masih berbentuk saluran dan terletak di belakang prostat.  Kelenjar ini mampu menghasilkan sekret yang mengandung protein globulin, fruktosa, asam askorbat, serta prostaglandin (yang dapat memengaruhi fertilisasi di dalam saluran reproduksi wanita).
  • Kelenjar prostat => merupakan kelenjar terbesar pada sistem reproduksi pria. Kelanjar ini letaknya berada di bawah vesika urinaria, di mana menghasilkan sekret yang bersifat encer dan berwarna putih seperti susu. Cairan yang satu ini mengandung banyak enzim acid-phosphatase, asam sitrat, dan juga fosfolipid.
  • Kelenjar Bulbo-urethralis =>  dikenal juga sebagai kelenjar cowpery dengan memiliki ukuran sebesar kacang hijau dan berjumlah sepasang. Letaknya di belakang urethra pars membranacea. Cairan yang dihasilkan oleh kelenjar cowpery bersifat kental, sperti lendir serta nampak jernih.

Alat reproduksi pria memiliki bagian-bagianyang ternyata cukup komplek hanya untuk melakukan fungsinya yang sepertinya mudah dilakukan. Organ-organ tersebutlah yang memroduksi sperma dan hormon ketika melakukan reproduksi dan pembuahan yang terjadi.

2019-06-30T16:36:46+07:00

Produk

Tentang Produk Kami

Distributor resmi produk kesehatan dan kecantikan NASA, 100% bahan alami tanpa kimia dan efek samping berbahaya

Informasi Kontak

Jl. Pakem Kalasan, Kalasan, Sleman, Jogjakarta, 55571

Mobile: +62 896-5602-1013 (WA) | 0852 1980 4964 (Call/SMS)

Web: Beli Produk Kami Sekarang Juga!

EnglishIndonesian

Download E-booknya Sekarang Juga!!!