Ikuti Program Pelatihan "Kesehatan Wanita : Mengapa Mudah Sakit dan Solusinya" - 7 Sept | "Kesehatan Reproduksi Wanita : Solusi Cepat Hamil " - 14 Sept | "Cara Membersihkan Organ Kewanitaan : Cara Benar Memakai Crystal X & Rose-V" - 21 Sept | - "Cara Mengatasi Keputihan : Kenali & Cegah" - 28 Sept | PT Natural Nusantara | Jl. Siliwangi No.72, Salakan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta | Konfirmasi hadir sehari sebelum hari H via WhatsApp ....

Macam-Macam Alat untuk Kontrasepsi Pencegah Kehamilan

Apa itu alat kontrasepsi dan apa fungsinya? Bagi yang hendak merencanakan keluarga sejahtera dengan mengatur jarak kehamilan, Anda dapat memulainya dengan melakukan Keluarga Berencana (KB) dengan menggunakan alat kontrasepsi sebagai jalannya.

Kontrasepsi itu sendiri diartikan sebagai metode atau alat yang digunakan untuk mencegah kehamilan. Ada berbagai jenis kontrasepsi yang dapat Anda ketahui di mana masing-masing memiliki  kekurangan serta dan kekurangannya.

1. Kontrasepsi Cara alami

alat kontrasepsi alami

Adakah alat kontrasepsi alami? Sebetulnya, Anda dapat mencegah kehamilan secara alami dengan cara menghindari hubungan seksual pada saat sedang dalam masa subur atau ovulasi.

Mendeteksi masa subur dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti perhitungan kalender mengenai siklus menstruasi, memeriksa suhu tubuh, serta perubahan cairan vagina.

Kelebihan dari metode yang satu ini adalah tidak butuh biaya dan alat-alat atau obat-obatan tertantu. Namunjika Anda salah menghitung masa subur, maka akan mengakibatkan kehamilan pada saat melakukan huubungan intim.

2. Menggunakan Pil KB

pil kb

Pil KB merupakan salah satu alat kontrasepsi yang paling umum digunakan. Pil yang satu ini mengandung hormon progestin dan estrogen untuk mencegah ovulasi. P

Kelebihan menggunakan pil KB ini sangat efektif. Selain itu juga dapat melancarkan siklus haid. Namun, pil ini dapat mendatangkan risiko terhadap kesehatan tubuh penggunanya seperti, meningkatkan tekanann darah, terjadinya pembekuan darah, dan lain-lain.

Bahkan, beberapa wanita dianjurkan untuk tidak mengonsumsi pil KB, terutama bagi yang memiliki riwayat penyumbatan pembuluh darah, penyakit jantung, gangguan hati, kanker (kanker payudara atau kanker serviks), migrain, serta tekanan darah tinggi.

3. Apa Itu Alat Kontrasepsi Kondom?

alat kontrasespsi kondom

Cara kerja alat kontrasepsi kondom adalah dengan cara mencegah kehamilan dengan menghalangi masuknya sperma ke dalam alat reproduksi wanita. Kelebihan penggunaan alat ini di antranya tidak mahal serta dapat memberikan pencegahan terhadap infeksi menular seksual.

Akan tetapi, tingkat kegagalan dalam pemakaian kondom ini cukup tinggi, yaitu 15% terlebih jika penggunaannya tidak tepat.

4. Menggunakan Suntik KB

suntik kb alat kontrasepsi

Terdapat dua jenis suntik KB, yaitu yang bekerja selama tiga bulan untuk mencegah kehamilan dan yang bekerja selama 1 bulan.

Kelebihan dari mpenggunaan alat kontrasepsi yang satu ini adalah lebih efektif jika dibandingkan dengan pil. Apalagi jika digunakan dengan benar.

Namun, alat kontrasepsi suntik ini relatif lebih mahal karena harus melakukan kunjungan rutin selama kurun waktu tertentu ke dokter atau bidan yang menanganinya. Selain itu, suntik KB juga menyebabkan beberapa efek samping seperti adanya bercak darah dan tidak memberikan perlindungan terhadap penyakit menular seksual.

5. Memasang Alat Kontrasepsi Implan

kontrasepsi implan

Apa itu alat kontrasepsi implan? Kontrasepsi yang satu ini berupa benda kecil seukuran dan berbentuk seperti batang korek api yang dimasukkan ke bagian bawah kulit. Secara perlahan, implan akan mengeluarkan hormon progestin yang berfungsi mencegah kehamilan selama 3 tahun dan sangat efektif.

Namun, penggunaan alat ontrasepsi implan relatif mahal dan menyebabkan haid tidak teratur. Selain itu, dapat menyebabkan memar dan bengkak pada awal penggunaannya.

6. Kontrasepsi IUD (intrauterine device)

alat kontrasepsi iud

IUD merupakan alat kontrasepsi plastik yang berbentuk huruf T. Cara penggunaannya yaitu diletakkan di dalam rahim supaya berguna untuk menghadang sperma agar tidak membuahi sel telur. Terdapat dua jenis utama IUD, di antaranya:

  • IUD yang terbuat dari tembaga => seperti ParaGard (dapat bertahan hingga 10 tahun).
  • IUD yang mengandung hormon => seperti Mirena (perlu diganti tiap 5 tahun sekali).

Kelebihan dari penggunaan alat kontrasepsi yang satu ini adalah dapat bertahan lama dan tidak perlu memerlukan perawatan yang rumit. Namun, ada beberapa risiko yang bisa didapatkan seperti mudah lepas dan biaya awalnya cukup mahal.

 

2019-06-30T19:07:36+07:00

Produk

Tentang Produk Kami

Distributor resmi produk kesehatan dan kecantikan NASA, 100% bahan alami tanpa kimia dan efek samping berbahaya

Informasi Kontak

Jl. Pakem Kalasan, Kalasan, Sleman, Jogjakarta, 55571

Mobile: +62 896-5602-1013 (WA) | 0852 1980 4964 (Call/SMS)

Web: Beli Produk Kami Sekarang Juga!

EnglishIndonesian