Ikuti Program Pelatihan "Kesehatan Wanita : Mengapa Mudah Sakit dan Solusinya" - 7 Sept | "Kesehatan Reproduksi Wanita : Solusi Cepat Hamil " - 14 Sept | "Cara Membersihkan Organ Kewanitaan : Cara Benar Memakai Crystal X & Rose-V" - 21 Sept | - "Cara Mengatasi Keputihan : Kenali & Cegah" - 28 Sept | PT Natural Nusantara | Jl. Siliwangi No.72, Salakan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta | Konfirmasi hadir sehari sebelum hari H via WhatsApp ....

Penyakit Bartholinitis, Penyakit Kelamin yang Bebahaya

Bagi Anda yang belum mengetahui apa itu bartholinitis – penyakit yang satu ini merupakan salah satu penyakit kelamin yang cukup berbahaya yang diderita oleh wanita. Penyakit ini juga sering disebut kista bartholin di mana yang terbentuk pada saat terjadi penyumbatan pada saluran kelenjar bartholin. Ukuran kista ini dapat berukuran kecil dan tidak menimbulkan rasa sakit. Begitu pun sebaliknya, bisa berukuran besar dan menyebabkan rasa sakit yang luar biasa.

Bartholin adalah kelenjar yang terletak pada kedua sisi bibir vagina pada alat kelamin perempuan. Kelenjar ini biasanya mengeluarkan cairan yang berperan sebagai pelumas saat Anda hendak berhubungan seksual saat seorang wanita menerima rangsangan seksual. Ukurannya pun kecil sehingga tidak mudah untuk terdeteksi secara langsung.

Penyebab Adanya Penyakit Bartholinitis

Pengertian penyakit Bartholinitis

Saat menerima rangsangan seksual, cairan yang dikeluarkan oleh kelenjar Bartholin mengalir melewati saluran langsung menuju vagina. Kista yang muncul berasal dari saluran yang tersumbat, yang mestinya menampung kelebihan cairan. Selain itu, kista ini dapat makin membesar setelah berhubungan seksual karena penambahan cairan yang diproduksi kelenjar bartholin saat terjadi hubungan seksual.

Ada beberapa faktor yang dapat mengakibatkan penyumbatan kelenjar Bartholin, contohnya seperti infeksi bakteri, iritasi jangka panjang, atau peradangan. Infeksi ini juga dapat disebabkan oleh bakteri penyebab infeksi menular seksual (IMS), yaitu bakteri Neisseria gonorrhoeae yang menyebabkan penyakit gonore atau kencing nanah, dan bakteri Chlamydia trachomatis yang menyebabkan penyakit Chlamydia. Bahkan disebabkan oleh bakteri lainnya, salah satunya adalah  Escherichia coli atau E. coli yang dapat menjadi penyebab diare dan keracunan makanan.

Gejala dari Penyakit Bartholinitis

kista bartholinitis

Setiap penyakit pasti memiliki gejala-gejala tertentu, termasuk juga penyakit bartholinitis. Berikut ini sejumlah gejala kista bartholin yang dapat dilihat secara umum:

1. Adanya Benjolan Tanpa Rasa Sakit

Kista atau penyakit bartholinitis ini pada umumnya tidak dapat ditemukan ketika awal-awal kedatangannya. Selain itu benjolan  pada kista tersebut pun datang tanpa rasa sakit dan teraba lunak. Penyakit ini dapat ditemukan tanpa sengaja pada waktu tertentu serta saat melakukan pemeriksaan rutin pada daerah panggul.

2. Benjolan Membengkak dan Terjadi Infeksi

Saat terjadi infeksi pada alat kelamin wanita, biasanya ukuran kista Bartholin bisa berubah dan membesar dalam kurun waktu beberapa jam atau hari. Infeksi ini tentu saja dapat menyebabkan pembengkakan pada benjolan dengan munculnya nanah (abses) dan terasa amat sakit. Hal tersebut dapat menyebabkan penderita bartholinitis kesulitan untuk melakukan berbagai aktivitas rngan, seperti duduk, berjalan, atau bahkan berhubungan seksual.

3. Demam

Demam juga dapat menjadi salah satu gejala yang dapat dirasakan karena datangnya bartholinitis.

Mencegah Datangnya Bartholinitis

kista bartholinitis

Segala penyakit yang datang pada tubuh kita sebetulnya dapat dicegah dengan melakukan kbebagai kegiatan yang menyehatkan.  Begitu pun dengan kista bartholin yang bisa dicegah dengan memulai kebiasaan menjaga kebersihan area sekikewanitaan. Hal tersebut juga dapat dilakukan dengan cara menggunakan “pengaman” pada saat berhubungan seksual untuk menghindari infeksi menular seksual dan kista Bartholin terinfeksi.

Selain itu, Anda dapat melakukan berbagai macam perawatan tubuh , khususnya pada bagian organ intim dengan cara mengonsumsi suplemen kesehatan wanita atau memakai produk kesehatan wanita yang dibuat dari bahan-bahan herbal.

Menangani Penyakit Bartholinitis

apa itu bartholinitis

Sebelumnya, Anda sudah mengetahui apa itu bartholinitis juga gejala serta pencegahannya. Hal lain yang harus Anda ketahui adalah cara menangani penyakit tersebut yang dapat dilakukan dengan cara:

  • Duduk berendam di air hangat = > cara ini dapat menjadi pilihan pada kasus kista terinfeksi yang berukuran kecil. Lakukan beberapa kali sehari selama empat hari hingga kista pecah dan cairan keluar.
  • Menggunakan obat pereda nyeri => Anda dapat mengonsumsi paracetamol sebagai pereda rasa sakit. Perhatikan jugaketerangan serta dosis penggunaan saat mengonsumsi obat-obatan. Jika benjolan semakin meradang, segeralah hubungi dokter.
  • Menggunakan antibiotik => antibiotik memiliki fungsi menghilangkan infeksi penyebab timbulnya abses pada infeksi kista.

Sebetulnya, terdapat cara-cara lain yang dapat dilakukan dalam menangani  bartholinitis. Namun ketiga hal di atas merupakan cara umum yang dapat Anda lakukan sebelum kista bertambah parah. Selain itu, sangat disarankan untuk menghindari aktivitas seksual selama proses penyembuhan.

 

 

 

2019-04-18T20:58:08+07:00

Produk

Tentang Produk Kami

Distributor resmi produk kesehatan dan kecantikan NASA, 100% bahan alami tanpa kimia dan efek samping berbahaya

Informasi Kontak

Jl. Pakem Kalasan, Kalasan, Sleman, Jogjakarta, 55571

Mobile: +62 896-5602-1013 (WA) | 0852 1980 4964 (Call/SMS)

Web: Beli Produk Kami Sekarang Juga!

EnglishIndonesian