Ikuti Program Pelatihan "Kesehatan Wanita : Mengapa Mudah Sakit dan Solusinya" - 7 Sept | "Kesehatan Reproduksi Wanita : Solusi Cepat Hamil " - 14 Sept | "Cara Membersihkan Organ Kewanitaan : Cara Benar Memakai Crystal X & Rose-V" - 21 Sept | - "Cara Mengatasi Keputihan : Kenali & Cegah" - 28 Sept | PT Natural Nusantara | Jl. Siliwangi No.72, Salakan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta | Konfirmasi hadir sehari sebelum hari H via WhatsApp ....

Pengertian Froteurisme yang Merupakan Salah Satu Penyimpangan Seksual

Kebanyakan kasus pelecahan seksual terjadi di beberapa tempat umum, dan ternyata bisa terjadi di tempat-tempat yang justru banyak sekali orang hingga sampai berdesak-desakan. Seperti, di kendaraan umum atau pun tempat yang terdapat orang-orang berkerumun. Pelecehan tersebut kebanyakan dilakukan oleh orang yang memiliki froteurisme. Lalu apa itu froteurisme sebagai penyimpangan seksual?

Umumnya, pelaku froteurisme ini memang terlihat seperti orang normal pada umumnya. Akan tetapi gejala tersebut bisa dilihat ketika seorang yang memiliki kelainan seksual tersebut berada di antara orang-orang yang sedang berkerumun. Terutama dengan orang yang dapat menarik perhatiannya. Mereka akan mencoba meraba sesuatu yang seharusnya tidak boleh disentuh sama sekali.

Apa Itu Froteurisme Secara Umum

froteurisme menurut para ahli

Di lansir dari sebuah situs online, froteurisme memiliki arti sebagai kelainan atau penyimpangan seksual yang selalu membuat penderitanya memiliki kesukaan atau kepuasaan seksual dengan cara meraba atau bergesekan dengan orang lain di tempat umum (di keramaian). Pada umumnya, yang menjadi korban adalah orang lain yang  tidak mengetahui bahwa dia sedang diobjektifikasi secara seksual oleh si pelaku.

Apa itu froteurisme juga sering mengacu pada sejenis penyimpangan seksual dengan cara menggesekan alat genitalnya di tubuh korban tanpa disadari korban.

Frotteru merupakan sebutan bagi pelaku atau penderita kelaian seksual yang satu ini. Pada umumnya, yang menjadi korban  mayoritas adalah perempuan. Namun, hal itu tidak menutup kemungkinan bahwa laki-laki dapat menjadi korban perilaku tersebut.

Kasus penyimpangan seksual yang satu ini sangat jarang ditemukan pelakunya adalah perempuan. Penderita kelainan ini sering melakukan aktivitas seksualnya di tempat umum seperti di kereta api (KRL) atau tempat yang dipadati orang banyak, seperti pada saat konser atau tempat yang memungkinkan tubuh saling berhimpitan.

Gejala dan Cara Mengatasi Froteurisme

gejala Froteurisme

Perilaku penyimpangan seksual seperti ini biasanya para pelaku kebanyakan menganggap bahwa apa yang mereka lakukan adalah hal yang biasa dan tidak akan merugikan orang lain. Selain itu, kebanyak dari mereka pun enggan untuk mendapatkan pengobatan.

1. Gejala Kelainan dan Penyimpangan Seksual Froteurisme

Karena para pelaku penyimpangan seksual yang satu ini kebanyakan terlihat seperti orang normal pada umumnya, sangat sulit mengetahui gejala dari kelainan tersebut. Hal ini juga dikarenakan para pelaku tidak merasa bahwa hal tersbeut merupakan sejenis penyimpangan dan mereka tidak merasa malu karena melakukan hal tersebut.

Namun, gejala dari froteurisme dapat dilihat dari perilakunya  secara langsung. Mereka yang menderita perilaku penyimpangan seksual froteurisme selalu mendapatkan kesenangan dan kenikmatan tersendiri ketika bagian tubuhnya bisa tersersentuh atau menyentuh bagian tubuh orang lain dengan cara menggeseknya.

Selain itu, para  perilaku penyimpangan tersebut selalu merasa ingin melakukannya secara berulang-ulang (ketagihan).

2. Cara Pengobatan Pelaku Penyimpangan Seksual Froteurisme

Karena kebanyakan frotteru tidak menyadari kelakuannya merupaka sesuatu yang salah, maka jarang sekali mereka ingin melakukan pengobatan untuk mengurangi apalagi menghilangkan kebiasaannya. Umumnya, kebanyakan dari mereka menganggap bahwa tindakan yang telah dilakukannya adalah hal  lumrah dan wajar.

Untuk pengobatannya sendiri, frotteru harus memiliki motivasi serta keinginan yang kuat untuk menghindari kebiasaan penyimpanga tersebut.

Salah satu pengobatan yang paling umum untuk para penderita frotteurisme adalah dengan melakukan terapi perilaku. Melalui terapi tersebut, mereka akan belajar untuk mengontrol dorongan serta hasrat untuk menyentuh orang-orang yang tidak dikenali.

Peran orangtua dan orang-orang terdekat untuk mengenalkan pendidikan seks sejak dini juga sangat perlu dilakukan sebagai tindakan pencegahan perilaku menyimpang tersebut.

2019-05-30T11:40:48+07:00

Produk

Tentang Produk Kami

Distributor resmi produk kesehatan dan kecantikan NASA, 100% bahan alami tanpa kimia dan efek samping berbahaya

Informasi Kontak

Jl. Pakem Kalasan, Kalasan, Sleman, Jogjakarta, 55571

Mobile: +62 896-5602-1013 (WA) | 0852 1980 4964 (Call/SMS)

Web: Beli Produk Kami Sekarang Juga!

EnglishIndonesian