Ikuti Program Pelatihan "Kesehatan Wanita : Mengapa Mudah Sakit dan Solusinya" - 7 Sept | "Kesehatan Reproduksi Wanita : Solusi Cepat Hamil " - 14 Sept | "Cara Membersihkan Organ Kewanitaan : Cara Benar Memakai Crystal X & Rose-V" - 21 Sept | - "Cara Mengatasi Keputihan : Kenali & Cegah" - 28 Sept | PT Natural Nusantara | Jl. Siliwangi No.72, Salakan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta | Konfirmasi hadir sehari sebelum hari H via WhatsApp ....

Waspada Penyakit Kelamin Sifilis (Raja Singa)

Apa itu sifilis atau penyakit  raja singa? Sifilis merupakan salah satu penyakit yang merupakan infeksi. Penyebabnya adalah bakteri bernama Treponema pallidum. Penyakit tersebut masuk ke dalam daftar salah satu penyakit infeksi menular seksual, dalam arti lain, penyakit sifilis merupakan penyakit yang dapat menular.

Pada kasus ini, jumlah pengidap raja singa mengalami penurunan pada wanita sejak 2010. Sedangkan jumlah penderita sifilis pria tidak menurun, terutama pada pria yang berhubungan seksual dengan sesama pria.

Penyebab Penyakit Raja Singa

apa itu sifilis

Setelah mengetahui apa itu  sifilis, Anda pun harus mengetahui hal yang dapat menyebabkan penyakit raja singa ini menyerang tubuh manusia. Salah satu penyebabnya adalah karena penyebaran bakteri treponema pallidium.

Penyakit ini dapat melakuakn penularannya melalui hubungan seksual secara langsung dengan penderita penyakit raja singa, baik hubungan seksual oral, vagina, terutama hubungan seksual anal. Akan tetapi, hal ini tidak dapat menularkan jika orang melakukan hal-hal di bawah ini:

  • Memakai toilet yang sama dengan pengidap sifilis.
  • Berbagi peralatan makan yang sama.
  • Memakai pakaian yang sama.
  • Berbagi kolam renang atau pun kamar mandi yang sama.

Gejala Penyakit Sifilis atau Raja Singa

gejala raja singa

Apabila terdeteksi lebih awal, sifilis akan lebih mudah disembuhkan dan tidak akan menyebabkan kerusakan permanen pada organ reproduksi, baik pria maupun wanita. Namun, penyakit sifilis yang tidak diobati dapat berakibat fatal terhadap kerusakan serius pada otak atau sistem saraf serta organ lainnya, termasuk jantung.  Terdapat 5 tahapan dari gejala infeksi penyakit ini, di antaranya:

1. Gejala pada Sifilis Primer

Gejala pada kondisi ini biasanya muncul berupa luka dengan 10 hingga 90 hari setelah bakteri masuk ke dalam tubuh. Pemulihan gejala sifilis primer ini memakan waktu sekitar 3 hingga 6 minggu.

2. Gejala pada Sifilis Sekunder

Gejala raja singa atau sifilis sekunder dapat berlangsung selama beberapa minggu setelah luka menghilang, dengan ruam yang terdapat di bagian tubuh. Gejala lainnya bisa saja menyerupai gejala penyakit biasa, seperti penyakit flu, rasa lelah, sakit kepala, nyeri pada persendian dan demam.

3.Gejala pada sifilis laten

Sifilis laten tidak menimbulkan gejala apa pun selama 12 bulan pertama. Namun infeksi penyakit ini bisa ditularkan.

4. Gejala pada Sifilis Tersier

Sifilis tersier dalah jenis penyakit raja singa yang terkenal paling berbahaya.  Bagian tubuh dimana bakteri sifilis masuk, akan memengaruhi gejala yang dialami. Sifilis yang satu ini akan berdampak pada mata, otak, jantung, pembuluh darah, hati, tulang dan persendian, sehingga pengidap akan mengalami stroke, kebutaan dan penyakit jantung akibat infeksi menular seksual. Hal ini tentu sangat sulit untuk ditangani.

5. Gejala pada sifilis kongenital

Wanita hamil yang mengidap sifilis, bisa menularkan infeksi pada janinnya. Namun, untuk dapat mngurangi risiko penularan. Ibu hamil penderita penyakit ini harus melakukan pengobatan secara menyeluruh sebelum masa kehamilan mencapai 4 bulan. Jika tidak segera diobati, maka ibu hamil akan terkena komplikasi, seperti bayi lahir prematur, keguguran, bayi lahir dengan sifilis, dn hal paling buruk adalah risiko kehilangan nyawa, terutama bagi anak yang dilahirkan.

Pencegahan dan Pengobatan Penyakit Sifilis

obat sifilis

Penyakit sifilis merupakan infeksi yang dapat berujung pada emaian jika tidak dilakukan pengobatan secara cepat. Pengobatan umumnya dilakukan dengan metode menggunakan antibiotik berupa suntikan penisilin.

Selain itu, bagi penderita sifilis yang sedang dalam masa pengobatan harus menghindari hubungan seksual hingga infeksi dipastikan sudah sembuh total.

Kemdian, di bawah ini merupakan beberapa hal yang dapat mencegah penyakit raja singa yang dapat dilakukan, di antaranya:

  • Melakukan perwatan kesehatan organ reproduksi secara rutin, seperti mengonsumsi Rose V, suplemen yang mengandung banyak manfaat untuk menjaga kesehatan organ intim.
  • Menghindari konsumsi alkohol, apalagi obat-obat terlarang.
  • Tidak berganti-ganti pasangan saat melakukan aktivitas seksual.
  • Membicarakan secara terbuka mengenai riwayat penyakit kelamin yang dialami bersama pasangan.
  • Biasakan menggunakan kondom ketika memutuskan untuk berhubungan sebagai upaya pencegahan penyakit lainnya.

 

 

 

2019-04-22T12:46:05+07:00

Produk

Tentang Produk Kami

Distributor resmi produk kesehatan dan kecantikan NASA, 100% bahan alami tanpa kimia dan efek samping berbahaya

Informasi Kontak

Jl. Pakem Kalasan, Kalasan, Sleman, Jogjakarta, 55571

Mobile: +62 896-5602-1013 (WA) | 0852 1980 4964 (Call/SMS)

Web: Beli Produk Kami Sekarang Juga!

EnglishIndonesian