Transvetisme Sebagai Salah satu Penyimpangan Seksual

Pernahkah Anda tahu apa itu transvetisme? Di sejumlah tempat, keberadaan seseorang dengan orientasi seksual yang “menyimpang” sudah biasa terjadi. Bahkan terdapat beberapa negara yang menyediakan kolom baru untuk identitas gender di kartu identitas seperti dengan menggunakan tanda “X” sebagai gender ketiga atau mengklaim status gendernya dengan non-binary.

Transvetisme ini memang salah satu hal yang sering sekali dikaitkan dengan orientasi seksual seseorang (umumnya laki-laki) yang kebanyakan orang menganggapnya sebuah penyimpangan. Walaupun terdapat beberapa negara yang menjadikan orientasi seksual bukan hal yang mesti dibesar-besarkan dan malah biasa saja untuk menyikapinya.

Mengenal Lebih Jauh Tentang Apa Itu Transvetisme

apa itu transvetisme

Bagi Anda yang penasaran mengenai apa itu transvetisme, seperti yang telah Anda tahu bahwa hal tersebut memang selalu dikaitkan dengan orientasi seksual seseorang yang menyimpang dari hal yang semestinya.

Dilansir dari sebuah situs online, arti dari transvetisme itu sendiri seringkali berhubungan dengan salah satu jenis perilaku penyimpangan seksual di mana seseorang atau indvidu hanya dapat menerima rangsangan seks dengan cara menggunakan pasangan lawan jenisnya. Misalnya, seorang pria berdandan layaknya wanita.

Istilah transvetisme tersebut berbeda dengan transgender, di mana pelakunya memang betul-betul mengganti status gendernya dan mengungkapkannya pada tiap orang. Sementara transvetisme ini hanya berkaitan dengan cross-dressed di mana seorang pria memiliki kondisi yang seperti orang normal pada umumnya, menyukai lawan jenisnya, akan tetapi ia sealu menyukai pakaian dan apa pun hal yang biasa digunakan oleh wanita.

Biasanya para transvestit (sebutan bagi seorang transvetisme) memiliki kecenderungan sebagai heteroseksual, yaitu menyukai atau tertarik berdasarkan sudut pandang romantisme pada dua gender (wanita maupun pria).

Tanda Seseorang Mengalami Penyimpangan Seksual Transvetisme

tanda mengalami transvetisme

Terlepas dari motif atau latar belakang seseorang mengalami kelainan perkembangan psikoseksual transvetisme, sering kali  bagi seorang transvestit sebenarnya adalah sosok individu yang secara biologis dan psikologis seutuhnya berjenis kelamin laki-laki, dan pada dasarnya perkembangan seksualnya pun berlangsung sehat dan tidak mengalami masalah yang terlalu krusial.

Namun, hal tersbeut dapat diketahui melalui hal-hal berikut ini:

1. Dari Gaya Bicara dan Tingkah Laku

Seseorang dapat dikatakan seorang tranvestit jika gaya bicara serta tingkah lakunya seperti wanita. Misalnya dengan tangan gemulai suara sengaja dihaluskan, dan yang lainnya. Dapat dipastikan bahwa ia adalah seorang transvestit, kasarnya orang-orang seringkali menyebutnya dengan sebutan “banci”.

2. Lebih Menyukai Bergaya dan Berpakaian Ala Wanita

Hal yang umum sekali dilakukan seorang transvestiti adalah sangat menyukai hal-hal yang berkaitan dengan dunia wanita, terutama dalam hal berpakaian dan berdandan. Tak jarang seorang transvestit pun mengenakan  warna-warna mencolok dalam pakaian yang dikenakannya layaknya wanita. Untuk hal yang lebih ekstrim, mereka pun akan merasa nyaman jika mengenakan gaun atau sepatu berhak tinggi.

3. Kurang Nyaman Dengan Identitas Gendernya Sendiri

Umumnya seorang transvetiti adalah laki-laki yang merasa tidak nyaman dengan identitas gender yang dimilikinya. Kebanyakan dari mereka merasa bahwa diri dan tubuhnya yang sebetulnya adalah seorang wanita, bukan pria. Ketidaknyaman itu pun akhirnya memunculkan keinginan mereka untuk mengubah dirinya secara keseluruhan, seperti dengan menggunakan pakaian wanita, berdandan, dan sebagainya.

Selain itu, mereka biasanya memiliki hasrat untuk hidup dan diterima sebagai anggota dari kelompok lawan jenisnya yang juga disertai  perasaan risih, atau ketidakserasian, dengan anatomi seksual yang mereka miliki.

Salah satu penyebab para pelaku penyimpangan seksual transvetisme mengalami hal tersebut biasanya karena faktor orangtuanya yang tidak menerima jenis kelamin anak laki-lakinya, sehingga ia memperlakukan anaknya layaknya seperti seorang anak perempuan.  Namun perlu Anda tahu bahwa transvetisme tidak membahayakan orang lain seperti penyimpangan seksual  voyerisme, pedofilia, sadomasokis, dan yang lainnya.

 

2019-05-30T11:05:35+07:00

Produk

Tentang Produk Kami

Distributor resmi produk kesehatan dan kecantikan NASA, 100% bahan alami tanpa kimia dan efek samping berbahaya

Informasi Kontak

Jl. Pakem Kalasan, Kalasan, Sleman, Jogjakarta, 55571

Mobile: +62 896-5602-1013 (WA) | 0852 1980 4964 (Call/SMS)

Web: Beli Produk Kami Sekarang Juga!

EnglishIndonesian

Download E-booknya Sekarang Juga!!!