4 Adab Hubungan Suami Istri Berdasarkan Islam

rIslam merupakan satu agama yang membahas tentang segala aspek dalam kehidupan, termasuk dalam urusan rumah tangga. Bahkan terkait cara berhubungan suami istri dalam Islam pun ikut dibahas dengan adanya adab-adab. Dalam hal ini, jima’ bukan cuma perkara aktivitas seksual, melainkan juga diatur dalam Al-quran beserta dalil-dalil yang diriwayatkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Aturan serta etika yang ditetapkan Islam merupakan bentuk penghormatan terhadap pasangan. Karena itu, hubungan suami istri harus dilakukan sesuai dengan syariat dan tidak serta merta dilakukan begitu saja.

1. Menggunakan Penutup

berhubungan suami istri menurut islam

Salah satu adab dalam berhubungan suami istri menurut Islam ialah harus menggunakan penutup. Dalam hal ini, pasangan suami istri harus bersenggama dengan menggunakan selimut. Hal ini pun dikatakan oleh Syaikh penadzam, bahwa sebagian adab senggama yaitu suami hendaknya menyuruh istrinya untuk melepas semua pakaiannya ada baiknya kalau suami yg melepaskan pakaian istrinya.

Hal ini pun ditegaskan dalam sebuah hadist:

“Dari ‘Atabah bin Abdi As-Sulami bahwa apabila kalian mendatangi istrinya (berjima’), maka hendaklah menggunakan penutup dan janganlah telanjang seperti dua ekor himar.” (HR Ibnu Majah).

Aturan tersebut diadakan supaya dapat membedakan aktivitas seksual antara manusia dan hewan. Dalam arti lain, untuk memperlihatkan bahwa manusia memiliki adab, termasuk dalam hal hubungan suami istri.

2. Tidak Berhubungan Melalui Anus atau Dubur

adab hubungan suami istri

Cara berhubungan suami istri menurut Islam selanjutnya adalah tidak melakukan hubungan melalui anus atau dubur (seks anal). Selain mendatangkan risiko yang fatal terkait kesehatan, hal ini pun tercantum dalam sebuah hadist dari Abi Hurairah Radhiallahu’anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda:

“Dilaknat orang yang menyetubuhi wanita di duburnya,” (HR Ahmad, Abu Daud dan An-Nasai).

Dubur atau anus bukanlah tempat yang lazim digunakan untuk melakukan persenggamaan. Selain itu, organ tersebut juga merupakan tempat pembuangan kotoran di mana banyak bakteri berkumpul di sana.

3. Melakukan Pendahuluan Sebelum Berhubungan Suami Istri dengan Bergurau

behubungan karena allah

Dalam Islam, akan lebih baik jika sebuah hubungan suami istri didahului dengan bercanda gurau sebelum melakukannya. Pada saat seorang suami membuat gurauan atau berbual ringan dengan isterinya, kondisi serta suasana hati pun tidak akan terlalu tegang.

Selain itu, boleh juga diawali dengan memberikan minuman atau manisan seperti coklat/buah-buahan kepada pasangan sebelumnya. Suasana yang tegang dan mood yang tidak baik akan memengaruhi kenyamanan Anda dalam melakukan hubungan suami istri bagi keduanya.  Sebaliknya ketikan suasana santai dan rileks maka anda akan lebih bisa menikmati moment romantis yang satu ini.

4. Mendoakan Istri Sebelum Berhubungan

sebelum berhubungan suami istri

Yang membedakan cara berhubungan suami istri dalam Islam dan agama lainnya adalah anjuran mendoakan sang istri sebelum melakukan aktivitas selanjutnya. Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Jika salah seorang dari kalian (yaitu suami) ingin berhubungan intim dengan istrinya, lalu ia membaca doa: Bismillah Allahumma jannibnaasy syaithoona wa jannibisy syaithoona maa rozaqtanaa, “Dengan (menyebut) nama Allah, ya Allah jauhkanlah kami dari (gangguan) setan dan jauhkanlah setan dari rezki yang Engkau anugerahkan kepada kami”, kemudian jika Allah menakdirkan (lahirnya) anak dari hubungan intim tersebut, maka setan tidak akan bisa mencelakakan anak tersebut selamanya.” (HR. Bukhari, no. 6388; Muslim, no. 1434).

Doa yang dipanjatkan bertujuan untuk mendapatkan keberkahan dalam berumah tangga. Begitulah pandangan pernikahan dalam Islam, terutama terkait adab dalam melakukan hubungan suami istri agar tercapai keluarga sakinah mawaddah warrahmah.

 

2019-06-21T14:59:11+07:00

Produk

Tentang Produk Kami

Distributor resmi produk kesehatan dan kecantikan NASA, 100% bahan alami tanpa kimia dan efek samping berbahaya

Informasi Kontak

Jl. Pakem Kalasan, Kalasan, Sleman, Jogjakarta, 55571

Mobile: +62 896-5602-1013 (WA) | 0852 1980 4964 (Call/SMS)

Web: Beli Produk Kami Sekarang Juga!

EnglishIndonesian

Download E-booknya Sekarang Juga!!!