Ikuti Program Pelatihan "Kesehatan Wanita : Mengapa Mudah Sakit dan Solusinya" - 7 Sept | "Kesehatan Reproduksi Wanita : Solusi Cepat Hamil " - 14 Sept | "Cara Membersihkan Organ Kewanitaan : Cara Benar Memakai Crystal X & Rose-V" - 21 Sept | - "Cara Mengatasi Keputihan : Kenali & Cegah" - 28 Sept | PT Natural Nusantara | Jl. Siliwangi No.72, Salakan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta | Konfirmasi hadir sehari sebelum hari H via WhatsApp ....

Berbagai Penanganan serta Pengobatan bagi Pengidap Kanker Serviks

Kanker serviks atau kanker leher rahim merupakan salah satu penyakit yang sangat membahayakan bagi wanita sehingga harus menemukan cara mengobati kanker serviks dengan cara yang tepat. Banyak faktor yang dapat memicu seorang wanita rentan diserang penyakit tersebut. Semakin cepat seseorang mengetahui dan mendeteksi gejala kanker serviks, maka kemungkinan untuk mendapat penanganan dan pengobatan pun semakin cepat.

Sejumlah pengobatan  dapat dilakukan pada pasien yang mengidap kaker mulut rahim. Metode pengobatan yang hendak diberkan pun itu tergantung sudah seberapa parah stadium, jenis kanker serviks yang diderita, serta kondisi kesehatan pasien. Pengobatan terhadap kanker serviks meliputi bedah, kemoterapi, radioterapi, atau kombinasi ketiganya.

Menggunakan Metode Pengobatan Bedah bagi Pengidap Kanker Serviks

cara mengobati kanker serviks

Sebetulnya, terdapat beberapa metode bedah  yang dapat diberikan dalam menangani kanker serviks, terutama pada stadium awal. Di antaranya adalah:

  • Bedah laser => salah satu metode pengobatan bagi seseorang yang terjangkit penyakit kanker rahim yang bertujuan menghancurkan sel dengan cara menembakkan sinar laser melalui vagina.
  • Cryosurgery => menggunakan nitrogen cair untuk membekukan dan menghancurkan sel kanker.
  • Konisasi atau biopsi kerucut => bertujuan mengangkat sel kanker menggunakan pisau bedah, laser, atau kawat tipis yang dialiri listrik (LEEP). Metode konisasi yang dipilih tergantung pada lokasi dan jenis kanker.
  • Histerektomi => bedah untuk mengangkat rahim (uterus) dan leher rahim (serviks). Pengangkatan sel kanker dapat dilakukan melalui sayatan di perut atau laparoskopi. Selain dua metode tersebut, kanker juga bisa diangkat melalui vagina (vaginal hysterectomy).
  • Trakelektomi radikal => bertujuan mengangkat serviks, vagina bagian atas, serta kelenjar getah bening di area pinggul, melalui laparoskopi. Pada metode ini, rahim tidak ikut diangkat, dan disambungkan ke bagian bawah vagina. Oleh karena itu, pasien masih memungkinkan memiliki anak.
  • Bilateral salpingo oophorectomy => digunakan untuk mengangkat kedua ovarium dan tuba falopi.
  • Pelvic exenteration => merupakan operasi besar yang hanya disarankan jika kanker serviks kambuh kembali setelah sempat sembuh. Operasi ini dilakukan jika kanker kembali ke daerah panggul, tapi belum menyebar ke wilayah lain.

Pengbatan Kanker Serviks dengan Metode Radioterapi

radio terapi kanker rahim

Radioterapi merupakan metode dalam cara mengobati kanker serviks yang menggunakan sinar radiasi tinggi untuk membunuh sel kanker. Untuk kanker serviks stadium awal, radioterapi dapat dijalankan sebagai pengobatan tunggal atau juga dapat dikombinasikan dengan pengobatan metode bedah. Sedangkan pada kanker serviks stadium lanjut, radioterapi dapat dikombinasikan bersama kemoterapi untuk mengendalikan nyeri dan perdarahan. Pasien kanker serviks dapat menggunakan dua cara radio terapi untuk pengibatannya, di antaranya:

1. Radioterapi Eksternal

Metode ini juga dapat disebut external beam radiation therapy (EBRT), dilakukan dengan menggunakan mesin radioterapi. Mesin ini akan menembakkan gelombang energi tinggi ke area panggul pasien untuk menghancurkan sel kanker. Biasanya, pasien menjalani EBRT 5 hari dalam seminggu, selama 6-7 pekan. EBRT yang kemudian akan dikombinasikan dengan pemberian obat kemoterapi dalam dosis rendah, seperti sisplatin. EBRT juga dapat diberikan sebagai pengobatan tunggal, termasuk pada pasien yang tidak dapat menjalankan pengobatan kemoterapi.

2. Radioterapi Internal

Radioterapi internal dilakukan dengan cara memasukkan implan radioaktif melalui vagina, dan ditempatkan langsung di sel kanker. Metode ini sering dikombinasikan dengan EBRT sebagai terapi utama kanker serviks. Obat yang diberikan memiliki dosis rendah selama beberapa hari. Bisa juga diberikan dalam dosis tinggi selama seminggu. Pada radioterapi internal dosis tinggi, implan radioaktif akan dimasukkan dan didiamkan selama beberapa menit, lalu dikeluarkan kembali.

Pengobatan Kanker Serviks dengan Metode Kemoterapi

pengobatan kanker serviks

Ini adalah cara mengobati kanker serviks dengan memberikan pasien obat antikanker dalam bentuk obat minum atau suntik yang dapat memasuki aliran darah dan menyebar ke seluruh tubuh.

Metode  kemoterapi biasanya dikombinasikan dengan radioterapi secara bersamaan untuk meningkatkan efektivitas dari pengobatan radioterapi.

Meskipun ampuh dalam membunuh sel kanker, kemoterapi juga dapat merusak sel tubuh yang sehat. Sejumlah efek samping akan muncul akibat penggunaan pengobatan ini. Umumnya, efek samping yang muncul tergantung kepada jenis dan dosis obat yang digunakan, serta lama pengobatan yang dijalani.

Kanker serviks atau akanker mulut rahim dapat dicegah dengan penggunaan produk kesehatan wanita serta menjaga organ kewanitaan dari beberapa hal yang dapat memunculkan faktor penyebab kanker.

2019-04-18T17:37:28+07:00

Produk

Tentang Produk Kami

Distributor resmi produk kesehatan dan kecantikan NASA, 100% bahan alami tanpa kimia dan efek samping berbahaya

Informasi Kontak

Jl. Pakem Kalasan, Kalasan, Sleman, Jogjakarta, 55571

Mobile: +62 896-5602-1013 (WA) | 0852 1980 4964 (Call/SMS)

Web: Beli Produk Kami Sekarang Juga!

EnglishIndonesian