Ikuti Program Pelatihan "Kesehatan Wanita : Mengapa Mudah Sakit dan Solusinya" - 7 Sept | "Kesehatan Reproduksi Wanita : Solusi Cepat Hamil " - 14 Sept | "Cara Membersihkan Organ Kewanitaan : Cara Benar Memakai Crystal X & Rose-V" - 21 Sept | - "Cara Mengatasi Keputihan : Kenali & Cegah" - 28 Sept | PT Natural Nusantara | Jl. Siliwangi No.72, Salakan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta | Konfirmasi hadir sehari sebelum hari H via WhatsApp ....

Cara Mencegah Infeksi dari Keputihan Saat Hamil

Mengalami keputihaan saat hamil merupakan kondisi yang lumrah terjadi, alias normal. Namun, ketika Anda merasa bahwa keputihan yang dialami tidak normal, seperti warna, bau, dan teksturnya aneh, Anda harus menjalani konsultasi ke dokter kandungan.

Keputihan yang terjadi pada wanita yang sedang mengandung pada umumnya disebabkan perubahan hormon dan juga terjadinya peningkatan kadar estrogen dan aliran darah ke vagina. Cairan tersebut merupakan buangan dari hasil proses kerja rahim serta vagina. Hal tersebut juga terjadi karena disebabakan adanya bakteri normal yang berada di sekitar vagina dan sel-sel mati di dinding rahim.

Adanya Kemungkinan Penyakit

keputihan saat hamil

Kemunculan keputihan pada saat hamil barangkali bisa menjadi sesuatu yang normal. Akan tetapi kemungkinan munculnya penyakit atau terjadinya infeksi pada organ reporoduksi saat masa kehamilan pun bisa menjadi alasan keluarnya cairan dari area sana. Berikut ini adalah kemungkinan dari kelainan atau penyakit yang menyebabkan munculnya keputihan pada saat Anda sedang hamil:

1. Vaginosis Bakterialis

Keberadaan vaginosis bakterialis kemungkinan besar terjadi disebabkan adanya perubahan hormon yang mengakibatkan pertumbuhan bakteri pada area kewanitaan secara berlebihan. Penyakit yang satu ini berisiko mengakibatkan bayi lahir prematur atau bisa menyebabkan bayi lahir dengan berat badan yang kurang. Berikut adalah beberapa kemungkinan gejala wanita hamil yang terkena vagionosis bakterialis:

  • Gatal di sekitar area kewanitaan
  • Keputihan yang keluar biasanya berwarna keabu-abuan.
  • Merasakan nyeri pada saat melakukan buang air kecil

Kondisis seperti ini terkadang dapat mereda sewaktu-waktu dengan sendirinya tanpa harus ada penanganan dokter. Hal ini juga memerlukan pengobatan menggunakan antibiotic. Akan tetapi, tetap saja peran dokter juga diperlukan untuk memastikan kondisi bayi Anda baik-baik saja. Karena, jika hal ini dibiarkan akan mengakibatkan infeksi yang menyebar dan akhirnya menjadi penyakit radang panggul.

2. Infeksi Jamur

Selanjutanya, keputihan abnormal yang terjadi pada masa hamil bisa disebabkan oleh infeksi jamur. Peningkatan kadar hormon estrogen dan progesteron pada saat hamil menghasilkan produksi candida, yaitu jamur yang tumbuh secara alami di area vagina. Jika produksi candida meningkat secara berlebihan, maka infeksi jamur pun akan terjadi. Berikut ini adalah gejala infeksi jamur:

  • Merasakan nyeri pada saat melakukan hubungan seksual dengan suami
  • Vagina atau labia akan memerah dan serasa membengkak
  • Merasa nyeri dan gatal di area vagina
  • Keluarnya cairan berwarna putih kekuningan bisa berbau atau pun tidak
  • Saat buang air kecil, vagina terasa terbakar

3. Trikomoniasis

Bakteri trikomoniasis ini idup dalam vagina dan dapat pula ditularkan melalui hubungan seksual. Salah satu gejala yang terjadi pada saat mengalami trikomoniasis ini dengan munculnya cairan berbusa berwarna kuning kehijauan disertai bau busuk.

Cara Mencegah Infeksi Pada Masa Kehamilan

infeksi kehamilan

Supaya keputihan yang Anda alami tidak berubah menjadi keputihan yang tidak normal dan dapat menyebabkan infeksi, ada beberapa cara dan upaya pencegahan yang dapat Anda lakukan:

1. Tidur Tanpa Celana Dalam

Salah satu cara mengindari infeksi pada masa kehamilan karena keputihan abnormal adalah dengan tidur tanpa menggunakan celana dalam. Hal ini barangkali tidak biasa dan akan terasa aneh, namun hal ini snagat baik jika dilakukan.

2. Menggunakan Celana Dalam Berbahan Katun

Menggunakan celana dalam berbahan katun yang dpat menyerap keringat sangat bagus untuk mencegah infeksi karena  keputihan saat hemil.

3. Membasuh Area Kewanitaan dengan Tepat

Hal ini yang sering terlewatkan dalam menjaga kesehatan wanita atau pun mencegah infeksi pada saat masa kehamilan, yaitu membasuh area kewanitaan dengan tepat. Basuhkan vagina dari depan ke belakang untuk menghindari bakteri dari anus datang ke vagina.

Bukan hanya saat masa kehamilan, Anda juga harus menjaga kesehatan organ reproduksi sebelum masa kehamilan. Klik di sini untuk informasi mengenai bagaimana cara mengatasi keputihan supaya organ kewaitaan Anda tetap sehat.

2019-04-18T17:43:48+07:00

Produk

Tentang Produk Kami

Distributor resmi produk kesehatan dan kecantikan NASA, 100% bahan alami tanpa kimia dan efek samping berbahaya

Informasi Kontak

Jl. Pakem Kalasan, Kalasan, Sleman, Jogjakarta, 55571

Mobile: +62 896-5602-1013 (WA) | 0852 1980 4964 (Call/SMS)

Web: Beli Produk Kami Sekarang Juga!

EnglishIndonesian