Bagaimana Islam Memandang Seks Anal?

Istilah anal seks itu sendiri biasanya selalu identik dengan kaum sodom di mana mereka menyalurkan hasrat seksualnya dengan memasukan penis ke dalam anus. Meskipun aktivits seksual tersebut juga bisa dilakukan oleh pasangan heteroseksual dan normal lainnya. Namun, bagaimana pandangan Islam (dan agama lainnya) mengenai anal seks dan apakah diperbolehkan atau malah sangat ditentang?

Pandangan Agama Tentang Kaum Sodom

padangan islam (dan agama lain) mengenai anal seks

Seperti yang sebelumnya telah dikatakan bahwa istilah anal seks itu sendiri selalu identik dengan para pria yang menyukai atau melampiaskan nafsu seksualnya kepada sesama jenis (sodom). Lalu bagaimana cara beberapa agama melihat atau memandang anal seks atau sodomi sebagai cara melakukan aktivitas seksualnya?

Pada dasarnya, tiap agama pun memang menentang dan menyatakan bahwa menyukai sesama jenis adalah sebuah dosa yang tak terampuni. Berikut adalah pernyataan atau sikap beberapa agama mengenai keberadaan sodom:

1. Pandangana Yahudi

Dalam Kitab Ibrani sendiri, keberadaan sebuah tempat bernama Sodom atau Gamora tercatat sebagai sebuah perwilayahan kekuasaan putera dari putera Nuh, yaitu Kanaan.

Di sana, berkisan bahwa Lot, anak saudara Abram yang tinggal di sana harta bendanya dibawa musuh. Abraham pun mengupayakan untuk dapat mengambil kembali harta Lot dari tangan Kedorlaomer dan para raja yang menyertainya.

Intinya, berdasarkan Kitab Ibrani, bahwa Sodom dan Gamora menerima kutukan sebab kaum Lot yang membangkang. Salah satunya adalah karena adanya praktik anal seks yang dilakukan oleh kaum Sodom.

2. Pandangan Kristen

Sementara itu, agama Kristen merujuk Sodom dan GAmora sebagai tepat diturnkannya sebuah kebinasaan. Kedua wilayah tersebut diluruh lantakkan oleh api karena masuk ke dalam kota yang bejat. Salah satu kebejatan yang dilakukan para penduduk yang terkena azab atau kutukan dari Tuhan salah satunya adalah aktivitas seksual anal seks yang dilakukan oleh mereka.

Pandangan Islam (dan Agama Lainnya) Mengenai Anal Seks yang Mesti Diketahui

pandangan islam mengenai anal seks

Sudah dengan jelas dalam Alquran sebagai kitab suci umat Islam bahwa agama tersebut menolak praktik yang dilakukan oleh kaum Nabi Luth di wilayah Sodom dan Gamora. Namun ternyata hingga saat ini padangan mengenai anal seks itu sendiri masih menjadi polemik yang cukup banyak diperdebatkan oleh beberapa kalangan meskipun telah ada dalil yang tegas tentang pengharamannya.

1. Pendapat Pertama

Pendapat mengenai persetubuhan lewat dubur atau anal seks ini dinisbatkan kepada Said bin musayib, Nafi’, Ibnu ‘Umar, Muhammad bin ka’ab, Abdul Malik bin Majisyun. Hal ini pun diriwatkan juga oleh Imam Malik dalam kitabnya, yaitu Assir. Akan tetapi ternyata kebanyakan para pengikut Imam Malik pun menyangkal keberadaan buku tersebut.

Selain itu dalam Alquran sudah termaktub pada sebuah ayat yang berbunyi:

“Mengapa kamu mendatangi jenis laki laki diantara manusia dan kamu tinggalkan apa yang dijadikan Tuhan bagi kamu dari istri istri kamu, bahkan kamu adalah kaum yang melampaui batas.”

[Q.S. Assyura: 125-126]

Dalam ayat tersebut terdapat seruan bagi kaumnya (Nabi Luth) untuk tidak menganggurkan istri dengan cara  bersetubuh bersama laki laki. Selain itu, dalam ayat ini juga sebagian menafsirkan bahwa melakukan hubungan melalui dubur (anal seks) diperbolehkan selama hanya disalurkan terhadap istri dan tidak kepada sesama laki-laki.

2. Pendapat Kedua

Dalam pendapat ini, mayoritas ulama mengharamkan untuk melakukan seks anal meskipun kepada istri mereka. Terdapat hadist yang berbunyi: “Barang siapa yang mendatangi istrinya melalui dubur maka Allah tidak akan melihatnya di hari kiamat nanti.”

Terlepas dari pandangan Islam (dan agama lainnya) mengenai anal seks, hubungan seksual dengan melibatkan anus atau dubur memang sangat berisiko tinggi.

2019-06-18T16:55:43+07:00

Produk

Tentang Produk Kami

Distributor resmi produk kesehatan dan kecantikan NASA, 100% bahan alami tanpa kimia dan efek samping berbahaya

Informasi Kontak

Jl. Pakem Kalasan, Kalasan, Sleman, Jogjakarta, 55571

Mobile: +62 896-5602-1013 (WA) | 0852 1980 4964 (Call/SMS)

Web: Beli Produk Kami Sekarang Juga!

EnglishIndonesian

Download E-booknya Sekarang Juga!!!