Bagaimana Cara Islam Memandang Perceraian?

Tak ada pasangan mana pun yang menginginkan retaknya kehidupan rumah tangga dalam hidupnya. Namun terkadang, tidak semua hubungan pernikahan dapat dijalani dengan selalu bahagia dan malah berujung pada perceraian. Lalu, bagaimanakah sebenarnya padangan Islam tentang perceraian dan apakah percerian itu memang diperbolehkan atau tidak? Untuk itu, Anda pun harus mengetahui bagaimana agama Islam memandang perceraian dan ketentuan-ketentuan di atasnya.

Bagaimana Padnagan Islam Tentang Perceraian?

hukum perceraian menurut islam

Seperti yang Anda tahu bahwa pernikahan dalam Islam merupakan hal yang sangat sakral. Namun bagaimana pandangan Islam tentang perceraian dan hukumnya? Apakah ada aturan tertentu yang mengatur hal tersebut?

Pada dasarnya, perceraian bukanlah hal yang dilarang dalam Islam. Sepasang suami istri boleh bercerai secara syariat jika hal tersebut memang harus dan terpaksa dilakukan.

Di dalam agama Islam sendiri, Anda pasti pernah mendengar istilah talak, bukan? Di mana hal tersebut merupakan sebagai salah satu ungkapan yang menunjukan perceraian dari suami untuk istrinya. Misalnya, seorang suami mengatakan, “Engkau aku ceraika.” Atau, “Kembalilah engkau pada keluargamu.” Yang memang sengaja diucapkan untuk tujuan gugatan cerai.

Talak ini hanya boleh diucapkan oleh suami kepada istrinya dan memang bertujuan untuk menghilangkan mudharat dari pernikahan itu sendiri. Hal ini pun tercantum dalam firman Allah SWT: “Talak (yang dapat dirujuki) dua kali, setelah itu boleh rujuk lagi dengan cara yang ma’ruf atau menceraikan dengan cara yang baik,” (QS. Al-Baqarah: 229).

Selain itu, Allah SWT juga mengatur hukum perceraian dalam Surrah Ath-Thalaq ayat 1, yaitu: “Hai Nabi, apabila kamu menceraikan istri-istrimu maka hendaklah kamu ceraikan mereka pada waktu mereka dapat (menghadapi) iddahnya (yang wajar),” (QS. Ath-Thalaq: 1).

Apakah Perceraian Dibenci Allah SWT?

pandangan islam tentang perceraian

Anda pasti pernah mendengar sebuah pernyataan yang mengatakan bahwa Allah SWT membenci apa yang dinamakan perceraian. Hal ini benar adanya dan dikatakan berdasarkan sabda Nabi Muhammad SAW dalam hadist-nya:

“Sesuatu yang halal namun dibenci oleh Allah adalah perceraian.” Di mana, hadist tersebut menunjukan secara tidak langsung bahwa perceraian memang bisa terjadi walaupun tidak ada yang menginginkannya sama sekali.

Selain itu, perceraian menurut Islam merupakan putusnya tali perkawinan atau pernikahan dikarenakan tidak ada tanggung jawab dari pihak istri maupun suami dalam sebuah pernikahan yang selama ini dijalani. Selain itu, perceraian sendiri biasanya dikaitkan dengan adanya pertikaian antara pasangan suami istri yang disebabkan adanya permasalahan yang menyebabkan satu atau kedua belah pihak merasa tersakiti.

Sehubungan dengan ini semua, Islam sebetulnya merupakan agama yang menawarkan konsep pernikahan dengan cara menjaga hubungan dengan baik antara suami dan istri. Oleh sebab itu, jika dalam suatu pernikahan terdapat satu atau banyak hal yang menyebabkan ketidaknyamanan, maka pernikahan boleh dibatalkan dengan jalan perceraian.

Selain menjaga perasaan pasangan, apabila perceraian itu terjadi ketika mereka memiliki anak, maka kedua belah pihak juga memiliki kewajiban untuk menjaga perasaan anak-anak mereka tanpa mengurangi kasih sayangnya.

Dari hal tersebut, pandangan Islam tentang perceraian memang sangat mempertimbangkan kondisi serta keadaan banyak pihak walaupun hal tersebut memang tidak baik. Maka dari itu, perceraian memang diperbolehkan selama hal itu akan mengurangi mudharat.

Namun, seorang itri tidak dapat menggugat cerai kepada suami jika alasannya tidak dapat dibenarkan. Hal ini pun telah dikatakan Rasulullah SAW dalam sebuah hadist: “Istri mana pun yang meminta cerai kepada suaminya tanpa alasan, maka aroma surga diharamkan baginya.”

 

2019-06-26T18:39:45+07:00

Produk

Tentang Produk Kami

Distributor resmi produk kesehatan dan kecantikan NASA, 100% bahan alami tanpa kimia dan efek samping berbahaya

Informasi Kontak

Jl. Pakem Kalasan, Kalasan, Sleman, Jogjakarta, 55571

Mobile: +62 896-5602-1013 (WA) | 0852 1980 4964 (Call/SMS)

Web: Beli Produk Kami Sekarang Juga!

EnglishIndonesian

Download E-booknya Sekarang Juga!!!